Selasa, 20 Januari 2015

Tema : Pengaruh Kebudayaan Terhadap Pembelian Konsumen


Pengaruh Budaya Terhadap Perilaku Konsumen

 Produk dan jasa memainkan peranan yang sangat penting dalam mempengaruhi budaya, karena produk mampu membawa pesan makna budaya. Makna budaya akan dipindahkan ke produk dan jasa, dan produk kemudian dipindahkan ke konsumen dalam bentuk pemilikan produk (possession ritual), pertukaran (exchange ritual), pemakaian (grooming ritual), dan pembuangan (divestment ritual).
1.      Budaya Populer
Mowen dan Minor (1998) mengartikan budaya populer sebagai budaya masyarakat banyak yang mudah dipahami dan tidak memerlukan pengetahuan khusus.
a.  Iklan
        Iklan dalam berbagai bentuknya seperti iklan media cetak atau pun elektronik. Setiap hari konsumen disajikan beragam iklan produk dan jasa melalu berbagai media. Konsumen pun bisa menikmati iklan-iklan mancanegara yang ditayangkan di tanah air, karena iklan telah menjadi budaya internasional.
b.      Televisi
         Televisi adalah medium untuk menyampaikan banyak hal kepada masyarakat : sosial, politik, hiburan, olahraga, beragam berita, dan iklan komersial. Budaya hiburan seperti sinetron, film, ruang konsultasi, musik, quis, ceramah agama, dan kerohanian. Beberapa nama stasiun televisi, sctv, rcti, metro tv, tv one, trans tv, trans 7 , indosiar, riau tv dll.
c.       Musik
         Musik telah menjadi budaya populer yang sangat penting. Musik juga banyak dipakai oleh iklan – iklan produk dan jasa. Konsumen indonesia sangat terbuka dalam menerima jenis musik dari mancanegara.

d.   Radio
         Ada fungsi radio yang tidak bisa digantikan, konsumen bisa mendengarkan radio sambil bekerja, mengemudi dan melakukan kegiatan lainnya. Sejak penggunaan telepon selular, radio meciptakan budaya baru yaitu interaktif antara pendengar dan penyiar radio, radio bisa menyiarkan langsung kejadian – kejadian penting di masyarakat.
e.       Pakaian danAsesoris
         Pakaian menggambarkan suatu budaya dan bangsa. Konsumen selalu membutuhkan pakaian dan asesoris berbeda untuk tujuan yang berbeda. Kebutuhan pakaian dan asesoris yang berbeda antar waktu dan situasi ini yang menyebabkan permintaan selalu meningkat.
f.           Permainan (Games)
           Seiring dengan berkembangnya teknologi alat-alat elektronik seperti komputer, playstation, nintendo, PSP dll, maka berkembang pula segala macam jenis permainan. Setiap era selalu memiliki budaya permainan populer yang berbeda.
g.         Film
          Film telah mewarnai kehidupan masyarakat indonesia dan dunia. Film bisa di tonton di bioskop televisi, vcd dll dari anak-anak hingga dwasa. Film menjadi hiburan bagi konsumen. Semua jenis prosuk, iklan produk di tayangkan pada saat pemutaran film.
h.   Komputer
         Komputer, internet dan telepon genggam menjadi ciri budaya modern suatu bangsa pada dekade ini termasuk ciri budaya populer yang membawa perubahan pada perilaku konsumen. Dahulu hanya menggunakan mesin ketik untuk mengolah data, menulis dokumen. Kehadiran internet konsumen bisa berkomunikasi dengan dunia luar. Pemakaian telepon genggam juga memiliki perilaku yang baru bisa mengirim kabar dengan cepat conothnya penggunaan SMS.
2.      Strategi Pemasaran dengan dan Memperhatikan Budaya
Beberapa strategi pemasaran bisa dilakukan dengan pemahaman budaya suatau masyarakat, pemasar  dapat merencanakan strategi pemasaran pada penciptaan produk, segmentasi dan promosi. Pemahaman tentang budaya suatu masyarakat dan bangsa akan memberikan inspirasi mengenai produk yang dibutuhkan oleh konsumen.
Contohnya pada masyarakat indonesia telah mempercayai perawatan kecantikan, menjaga kebugaran tubuh dan menyembuhkan berbagai penyakit menggunakan tumbuh-tumbuhan , kewirausahaan pun memanfaatkan pengetahuan budaya tersebut untuk membuat produk tradisional seperti jamu. Produsen jamu Nyonya Meneer memiliki 3000 karyawan dan mendistribusikan produknya keseluruh propinsi di indonesia bahkan mengekspor ke jiran malaysia. 
a.   Penciptaan Ragam Poduk
Beragamnya budaya dalam berbagai masyarakat bagi pemasar seharusnya menjadi peluang sangat baik. Dalam suatau budaya tertentu, banyak sekali ritual-ritual budaya yang membutuhkan barang-barang yang dijadikan sebagai symbol tertentu.
b.         Segmentasi Pasar
Ritual budaya yang dijalankan masyarakat dapat merupakan suatu segmen pasar tersendiri. misalnya, ritual mudik lebaran dapat dijadikan satu segmen pasar “pasar mudik lebaran”.
c.     Promosi
setelah segmentasi dilakukan, strategi promosi dapat difokuskan segmen sasaran saja agar efektif dan efisien. pemahaman budaya bisa dijadikan dasar untuk memposisikan produk melalui iklan, Iklan dirancang sehingga mempisisikan produk untuk ritual budaya-budaya 


http://rukmanapsikologi.blogspot.com/2014/01/pengaruh-budaya-dan-subbudaya-terhadap.html

Rabu, 24 Desember 2014

TUGAS PERILAKU KONSUMEN




Nama               : Devy Nabilla Anindita
Npm                : 11212935
Kelas               : 3EA24
Tema               : Inovasi Pada Perilaku Konsumen

SIASAT KONSUMEN MENGHADAPI KENAIKAN HARGA

Ditengah – tengah kenaikan harga yang melonjak bermula dari kenaikan harga bbm, oleh karna itu konsumen dituntut untuk membagi atau memilah – milah dalam memenuhi kebutuhan sehari – hari. Masyarakat yang berpenghasilan pas – pasan harus dapat memenuhi kebutuhan keluarganya. Perilaku konsumen yang konsuntif yang membeli barang atau jasa yang hanya memenuhi kepuasan hasrat berbelanja. Oleh karna itu sifat konsutif ini harus dikurangi ditengah – tegah harga yang melonjak karna jika tidak penghasilan yang seharusnya dapat memenuhi kebutuhan selama sebulan karna adanya sifat konsuntif ini menjadi tidak tercukupi.
Definisi perilaku konsumen itu sendiri adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevalusian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Namun ada pula yang mengartikan Perilaku Konsumen sebagai hal-hal yang mendasari untuk membuat keputusan pembelian misal untuk barang berharga jual rendah maka proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah sedangkan untuk barang berharga jual tinggi maka proses pengambilan keputusan akan dilakukan dengan pertimbangan yang matang.
Oleh karna itu diperlukan siasat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga harga yang naik. Bagi Ibu rumah tangga yang mengatur kebutuhan rumah tangga bagi keluargannya membutuhkan strategi khusus menghadapi kenaikan harga. Menggurangi kebutuhan yang tidak penting atau biaya bulanan yang perlu dikurangi.  
·         Berikut Beberapa Melambungnya Kebutuhan Pokok
Sudah menjadi rahasia umum bahwa transportasi merupakan salah satu faktor penting dalam komposisi biaya barang kebutuhan pokok. Perubahan biaya transportasi dapat menyebabkan kenaikan harga kebutuhan pokok. Namun seberapa besar kenaikan biaya transportasi tersebut? Hal ini perlu pengaturan. Apa yang terjadi di pasar Indonesia, hal tersebut tidak sepenuhnya terkontrol dimana sistem yang ada menganut mekanisme pasar bebas. Sehingga kenaikan kebutuhan pokok dapat terjadi tanpa ada yang mengaturnya. Itulah yang dirasakan oleh masyarakat lapis bawah. Saat Inspeksi Mendadak alias sidak dilakukan oleh instansi terkait, para pedagang dengan wajah memelas memberikan harga yang murah meriah, namun pada kenyataannya dilain waktu berbeda menghadapi pembeli.
·         Berikut ini beberapa faktor yang dapat menyebabkan melambungnya harga bahan kebutuhan pokok nasional.
1.Inflasi
2. Banyaknya Uang Beredar
3. Meningkatnya permintaan pada suatu jenis barang kebutuhan pokok.
4. Berkurangnya pasokan bahan kebutuhan pokok
5. Ekonomi biaya tinggi akibar birokrasi berbelit dan ketidakefisienan sistem suplai
6. Pungli pada arus logistik barang
7. Penimbunan satu jenis barang oleh spekulan


Siasat Untuk Mengurangi Pengeluaran 
1.      Bersepeda
Dengan bersepeda kita dapat mengurangi polusi udara yang banyak disebabkan kendaraan dijalan yang semakin padat. Dengan bahan bakar fosil yang jumlahnya sudah semakin berudang dratis akibat pengunaan oleh manusia baik itu sebagai sumber energo dalam industri maupun penggunaan kendaraan bermesin. Sekarang juga sudah banyak bahan alternative bahan bakar yang berasal dari limbah rumah tangga. Dan sudah juga banyak pemakaian bahan bakar gas untuk pengunnaan kendaraan bermesin. Oleh karna itu dengan bersepeda kita dapat mengurangi polusi udara, membantu menghemat pengunaan bahan bakar dan dengan bersepeda kita dapat kesehatan. Karna dengan bersepeda badan kita bergerak dan terbebas dari kegemukan. Kita jadi terhindar dari kegemukan karena kalori kita terbakar, paru-paru kita pun sehat karena jarang menghisap asap kendaraan bermotor dan lain-lain.
                                                                                                                     
2.      Berkebun
Berkebun rumah produksi sendiri enaknya punya kebun sendiri di rumah Keren bukan istilahnya? Tapi sebenarnya artinya tidak keren-keren amat sih. Cenderung nelangsa bahkan. Bagaimana tidak, dalam sistem ini kita di anjurkan untuk mulai menggarap pertanian perkotaan mandiri. Tahu sendiri lah bagaimana susahnya mencari lahan di perkotaan. Halaman rumah saja cuma bisa di buat parkir kendaraan doang. Kalau di desa sih, tidak masalah. Nelangsanya dalam konsep ini kita di anjurkan untuk memanfaatkan sekecil apapun jengkal rumah kita untuk ditanami tumbuhan pangan semisal sayur-sayuran konsumsi, cabai, tomat terong dan lain-lain.
3.      Hemat Energi
Hemat energy listrik matikan lampu matikan lampu yang tidak digunakan. Gunakan energy listrik seefisien mungkin dalam pengunaan rumah tangga maupun pengunaan industry. Karna dengan menghemat pengunaan energy listrik kita juga dapat menghemat bahan bakar seperti BBM contohnya. Oleh karna itu pergunakaan energy listrik sebaik mungkin dan seefisien mungkin. 
4.      Belanja Di Warung Kelontong
Toko kelontong harga murah terjangkau Toko kelontong, sudah semakin kurang diminati karna banyak sebagian orang lebih memilih makan di restoran jungfood misalnya. Sebagian dari kita menganggap sangat terbantu oleh adanya mini market, mall, plaza dan pusat perbelanjaan yang sekarang lagi menjamur dikota-kota besar maupun kecil. Karena itu mari kita kembali ke toko kelontong. Selain lebih dekat rumah, kita tak perlu pakai kendaraan bermotor atau kendaraan umum. Cukup jalan kaki aktifitas yang menyehatkan. Lagian itu akan lebih menyehatkan kondisi keuangan kita. Kenapa, karena kita akan cenderung berbelanja sesuai dengan kebutuhan kita karena keterbatasan stok barang dan minimnya packaging dagangan sehingga kita tak tergoda berbelanja di luar kebutuhan kita. Kalau dilihat dari harga tidah usah lah di bandingkan, barang supermarket pasti lebih mahal harganya.

Selasa, 18 November 2014

Berdebar~



Celotehan gue kali ini  tentang betapa berdebarnya penulisan ilmiah yang dimajuiin. Dikampus gue itu kalo udah tingkat 3 apalagi udah semester 6 ada penulisan ilmiah yang dikerjakan disetiap masing – masing mahasiswanya hukumnya itu WAJIB. Dari sebelum – sebelumnya mah kakak – kakak kelas gue yang udah ngerjain penulisan ilmiah ini tuh pada status yang meereka bikin pada galau – galau gitudeeeeeeh. Kan jadinya belom apa apa aja udah muleslah, pusyinglah, gumohlah dan lain sebagainyalaah. Jadi bikin ngedrop gitu kaaanL Penulisan ilmiah dikampus gue itu disingkat jadi PI, sebutan yang simple gak sesimpel bikinnya. Belom bikinnya aja udah mikir yang macem – macem takut ini lah, yang nantinya gue bakal beginilaaah duh penyakit gueee ini. Cemungdhhh eaa cemungdhhh. Sebenernya sih belom siap – siap amat untuk PI kali ini tapi yaaa mau gimana lagi namanya juga hidup, kalo kata salah satu dosen gue dikampus mah ‘nasib - nasib’. Hahaha yaudahlah kalo ngomongin deg degkan mah deg degkan banget kalo kata anak jaman sekarang mah pake bingittttzzzz. Kata sebagian dosen dikampus dampak bikin PI ituu jadi lebih sering begadang, nafsu makan berkurang itung – itung dietlah, jadi tanggung jawab sama tulisan yang udah dibuat, mental menjadi kuat karna lebih sering ditempah sama dosen pembimbinglah. Yang banyak dosen bilang  lebih banyak efek baiknya setelah bikin PI biar pas skripsi gak kaget – kaget amat.
Sebenernya bikin PI itu setelah gue teliti (padahal mah belom buat pi)  gampang – gampang susah, kalo niat ngerjain pake hati dan gak banyak ngedumel terus mah kayaknya sih cepet kelar dehh. Aminnn
Selagi ada Allah SWT yang selalu meridhoi, dosen pembimbing yang selalu mebimbing dan ada orang tua yang selalu mendoakan kenapa mesti pesimis untuk ragu ngerjaiin PI. Bener kan benerrr? IYAAAA DONG!! (padahal mah belom baru nemu judul PI belum di acc dosen omonganya udah begini HAHAHA). Yaudahlah yang penting optimis dulu urusan lulus gak lulus sidang PI mah belakangan, tapi HARUS PAKE BANGET LULUS PI!!!!! Cemungdh eaaaaaaaaaahh.
Nama dosen pembimbing gue namanya Pak Gatot, pertemuan pertama hari kamis tanggal 6 November 2014. Perbincangan awal sama Pak Gatot sih masih pengarahan tentang PI tersebut ajaa sih masih banyak yang nanya tentang perinciannya gitudeeeh. Kesan pertama ketemu aja asik bangetlah beliau sepertinya sudah berpengalaman menangani anak – anak yang lagi PI ini. Cukup sekian deh celotehan kali ini. Bye byeeeeeeeeeee~